Polisi mengungkap motif pria berinisial MS nekat membunuh mantan istrinya, Cristina Ewit Syufi (22) di depan Gereja Katolik, Sorong, Papua Barat Daya. Pelaku mengaku sakit hati kepada korban.
“Motif kasus penikaman yang menewaskan Cristina Ewit Syufi dipicu sakit hati dari MS,” kata Kasat Reskrim Polres Sorong, Iptu Erikson Sitorus kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026).
Erikson mengatakan, pembunuhan berawal dari korban turun dari kendaraan transportasi daring di depan gereja. Pelaku yang sudah menunggu di depan gereja langsung melakukan penusukan ke arah punggung kiri korban.
Korban sempat berlari menuju pintu gerbang gereja. Namun terjatuh dan meninggal dunia beberapa menit kemudian.
“Tindakan pertama yang kita lakukan mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya melakukan pengembangan penyelidikan hingga berhasil menangkap terduga pelaku MS di Kampung Sisir, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan,” bebernya.
Ia mengatakan berdasarkan hasil visum et repertum, korban mengalami satu luka tusukan di bagian punggung kiri yang menjadi penyebab kematian. Pelaku dikenakan pasal dugaan pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.
“Pelaku yang merupakan mantan suami dari korban mengaku melakukan perbuatannya karena sakit hati terhadap korban, namun detail penyebab sakit hati masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” bebernya.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa itu terjadi di depan Gereja Katolik, Jalan Sawi, Kelurahan Malawele, Distrik Aimas, pada Minggu (18/1) sekitar pukul 09.00 WIT. Polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan.
“Seorang perempuan diduga menjadi korban penikaman yang terjadi di kawasan Gereja Katolik Paroki Santo Bernardus,” kata Kasat Reskrim Polres Sorong Iptu Erikson Sitorus kepada wartawan, Minggu (18/1).
