Harapan Siswa dan Guru Jelang Peresmian 166 Sekolah Rakyat Hari Ini baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri langsung acara peresmian 166 Sekolah Rakyat (SR) di 34 provinsi yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Senin (12/1/2026). Ratusan siswa dan guru Sekolah Rakyat dari berbagai wilayah di Indonesia turut hadir dan menampilkan pertunjukan menarik.

Persiapan acara peresmian 166 Sekolah Rakyat itu dipantau langsung oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf. Sosok yang akrab disapa Gus Ipul itu tak cuma meninjau, tetapi juga berinteraksi dengan para siswa dan guru serta memberi semangat jelang peresmian.

“Mana senyummu?” tanya Gus Ipul dalam dialog di salah satu aula Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru pada Minggu (11/1/2026).

ADVERTISEMENT

“Ini senyumku untuk Presiden Prabowo,” jawab siswa dan kepsek lantang sambil memperagakan gerakan.

Gus Ipul mengatakan bahwa penampilan yang dipersiapkan ini merupakan hasil pembelajaran yang didapat oleh siswa selama berada di Sekolah Rakyat. Penampilan yang disiapkan mulai dari bercerita, membaca puisi, hingga berbagai unjuk bakat siswa Sekolah Rakyat. Para siswa yang tampil merupakan mereka yang terpilih dari total 15 ribu siswa SR di seluruh Indonesia.

“Semua siswa yang naik panggung besok adalah siswa sekolah rakyat dengan beragam kemampuan. Penampilan ini dari perwakilan 15 ribu siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia,” ujar Gus Ipul.

Nantinya, perwakilan siswa dari Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia akan berkumpul di Banjarbaru. Mereka akan mengikuti sejumlah agenda kunjungan Prabowo Subianto. Yakni siswa sekolah rakyat dari NTT, Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Papua, hingga Aceh akan memberikan penampilan terbaik di hadapan Presiden.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Salah satu siswa dari Sekolah Rakyat Terpadu (SR) 8 Jombang bernama Earlene Naifah Widyadana (15) didapuk menjadi pembawa acara pada acara peresmian dan groundbreaking Sekolah Rakyat. Ia mengaku tidak menyangka dan menyebut kesempatan ini sebagai suatu kehormatan.

“Enggak nyangka sih ya, kaget juga. Karena kan, karena enggak pernah naik pesawat juga kan. Alhamdulillah bisa sampai sini, katanya juga ada Pak Prabowo ke sini. Syukur alhamdulillah-nya bisa ketemu Pak Prabowo, seneng banget sih di sini,” kata Naifah dikutip infoEdu.

Naifah datang dari latar keluarga sederhana. Orang tuanya bekerja serabutan sebagai tukang servis dan jual beli handphone. Bagi Naifah, Sekolah Rakyat membuka harapan lagi untuk melanjutkan pendidikan.

“Senang banget alhamdulillah. Soalnya kalau enggak ada program ini saya kayaknya enggak sekolah,” lanjutnya.

Sementara itu, guru Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Kupang, Maria Cindayani Rosari Limun mengaku senang Sekolah Rakyat akan diluncurkan. Ia berharap Sekolah Rakyat bisa terus bertambah di berbagai daerah, terutama di Kupang. Maria juga mengutarakan harapannya agar Sekolah Rakyat tersedia di berbagai jenjang.

“Karena sangat banyak anak di sana yang membutuhkan pendidikan, bantuan pendidikan, dan juga saya sangat berharap di NTT ini tidak hanya sampai di SMP, ada juga sampai di SMA,” kata Maria.

Acara Peresmian 166 Sekolah Rakyat ini didukung oleh Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kementerian Pekerjaan Umum, dan PT Pos Indonesia.

Harapan Siswa dan Guru