Memasuki tahun 2026, program Internet Rakyat masih banyak diincar masyarakat yang mencari layanan internet murah dan cepat. Meski pendaftaran telah dibuka sejak 12 November 2025, hingga kini masyarakat masih dapat melakukan pra-registrasi untuk mendapatkan layanan tersebut.
Layanan Internet Rakyat menjanjikan fasilitas WiFi unlimited dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga sekitar Rp100 ribu per bulan. Seperti apa cara mendaftarnya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini!
Internet Rakyat adalah layanan WiFi rumahan berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA).Teknologi ini memungkinkan sinyal internet dikirim langsung dari menara BTS ke modem atau CPE (Customer Premises Equipment) yang terpasang di rumah pelanggan, tanpa memerlukan kabel fiber optik alias wireless.
Keunggulan teknologi ini adalah proses pemasangan yang lebih cepat karena tidak memerlukan instalasi kabel. Teknisi hanya perlu memasang modem di titik rumah dengan penerimaan sinyal terbaik.
Internet Rakyat menawarkan koneksi unlimited hingga 100 Mbps dengan biaya langganan sekitar Rp100.000 per 30 hari. Paket yang ditawarkan bersifat unlimited, tanpa batasan Fair Usage Policy (FUP).
Peluncuran resmi Internet Rakyat dilakukan pada November 2025 dan dirancang sebagai layanan jangka panjang. Distribusi layanan secara luas direncanakan berlangsung sepanjang 2026. Adapun Internet Rakyat diinisiasi oleh Surge bersama OREX SAI, serta didistribusikan oleh PT Telemedia Komunikasi Pratama.
Program ini dirancang untuk menjangkau pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga rumah tangga, terutama di wilayah yang belum terlayani jaringan fiber optik. Daerah pelosok dan wilayah dengan keterbatasan akses internet kabel menjadi prioritas utama.
Pada tahap awal, layanan Internet Rakyat baru difokuskan di Pulau Jawa, Maluku, dan Papua. Ke depan, jangkauan disebut akan diperluas secara bertahap.
Masyarakat yang ingin berlangganan Internet Rakyat dapat melakukan pra-registrasi secara online. Berikut langkahnya :
1. Buka situs internetrakyat.id/register atau mytelemedia.id.
2. Isi formulir pra-registrasi yang tertera. Data diri yang perlu dimasukkan adalah nama lengkap, alamat email aktif, nomor WhatsApp aktif.
3. Setelah memasukkan nomor WhatsApp, klik “Kirim OTP”.
4. Cek WhatsApp Anda, lalu masukkan 6 digit kode OTP ke dalam kolom pendaftaran.
5. Selanjutnya, isi data lokasi pelanggan secara lengkap, mencakup provinsi, kota atau kabupaten, kecamatan, desa atau kelurahan, kode pos, alamat lengkap.
6. Patokan lokasi dapat ditambahkan untuk memudahkan teknisi
7. Centang kolom syarat ketentuan dan dan kebijakan privasi.
Syarat pendaftaran Internet Rakyat tergolong sederhana. Pendaftar harus merupakan warga negara Indonesia, memiliki nomor WhatsApp aktif, dan berdomisili di wilayah yang terjangkau sinyal 5G FWA Internet Rakyat. Seluruh data harus diisi dengan benar untuk mempercepat proses verifikasi.
Biaya langganan Internet Rakyat sebesar Rp100.000 per 30 hari, sudah termasuk pajak, layanan internet unlimited, kecepatan hingga 100 Mbps, gratis sewa modem, dan tanpa biaya pemasangan. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi.
Setiap pelanggan Internet Rakyat akan mendapatkan satu unit modem atau CPE tanpa biaya tambahan. Paket layanan juga mencakup box perangkat dan buku panduan. Operator tidak mengenakan biaya pemasangan maupun biaya sewa modem. Di beberapa wilayah, pelanggan bahkan berkesempatan mendapatkan gratis langganan bulan pertama atau masa uji coba layanan.
Aktivasi belum memiliki jadwal seragam untuk setiap calon pelanggan karena harus melalui beberapa tahapan teknis. Hingga awal 2026, layanan Internet Rakyat baru dijadwalkan akan hadir di tiga wilayah utama, yakni Pulau Jawa, Maluku, dan Papua.
Penggunaan layanan Internet Rakyat baru dapat dimulai setelah tiga tahapan terpenuhi. Pertama, verifikasi data dan lokasi calon pelanggan. Kedua, pengiriman modem khusus berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA). Ketiga, pemasangan serta aktivasi perangkat oleh tim teknis di rumah pelanggan.
Berikut timelinenya :
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
1. Pra-Registrasi (November – Desember 2025): Calon melakukan pendaftaran melalui situs resmi.
2. Instalasi Jaringan (Desember 2025 – Juni 2026): Pembangunan infrastruktur 5G Fixed Wireless Access (FWA) fokus di wilayah prioritas (Jawa, Maluku, Papua).
3. Aktivasi Komersial (Januari – Juni 2026): Modem dikirim ke alamat pelanggan terdaftar dilanjutkan dengan aktivasi layanan.
Hingga Januari 2026 ini, diketahui proses pra-registrasi masih dapat dilakukan di situs resmi Internet Rakyat. Tahapan selanjutnya adalah proses instalasi yang dijadwalkan masih akan berlangsung hingga Juni 2026. Semoga membantu!
Apa itu Internet Rakyat?
Wilayah Jangkauan Internet Rakyat
Cara Daftar Internet Rakyat 2026
Syarat dan Biaya Langganan Internet Rakyat
Fasilitas Pelanggan Internet Rakyat
Kapan Internet Rakyat Bisa Digunakan?
Syarat pendaftaran Internet Rakyat tergolong sederhana. Pendaftar harus merupakan warga negara Indonesia, memiliki nomor WhatsApp aktif, dan berdomisili di wilayah yang terjangkau sinyal 5G FWA Internet Rakyat. Seluruh data harus diisi dengan benar untuk mempercepat proses verifikasi.
Biaya langganan Internet Rakyat sebesar Rp100.000 per 30 hari, sudah termasuk pajak, layanan internet unlimited, kecepatan hingga 100 Mbps, gratis sewa modem, dan tanpa biaya pemasangan. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi.
Setiap pelanggan Internet Rakyat akan mendapatkan satu unit modem atau CPE tanpa biaya tambahan. Paket layanan juga mencakup box perangkat dan buku panduan. Operator tidak mengenakan biaya pemasangan maupun biaya sewa modem. Di beberapa wilayah, pelanggan bahkan berkesempatan mendapatkan gratis langganan bulan pertama atau masa uji coba layanan.
Aktivasi belum memiliki jadwal seragam untuk setiap calon pelanggan karena harus melalui beberapa tahapan teknis. Hingga awal 2026, layanan Internet Rakyat baru dijadwalkan akan hadir di tiga wilayah utama, yakni Pulau Jawa, Maluku, dan Papua.
Penggunaan layanan Internet Rakyat baru dapat dimulai setelah tiga tahapan terpenuhi. Pertama, verifikasi data dan lokasi calon pelanggan. Kedua, pengiriman modem khusus berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA). Ketiga, pemasangan serta aktivasi perangkat oleh tim teknis di rumah pelanggan.
Berikut timelinenya :
1. Pra-Registrasi (November – Desember 2025): Calon melakukan pendaftaran melalui situs resmi.
2. Instalasi Jaringan (Desember 2025 – Juni 2026): Pembangunan infrastruktur 5G Fixed Wireless Access (FWA) fokus di wilayah prioritas (Jawa, Maluku, Papua).
3. Aktivasi Komersial (Januari – Juni 2026): Modem dikirim ke alamat pelanggan terdaftar dilanjutkan dengan aktivasi layanan.
Hingga Januari 2026 ini, diketahui proses pra-registrasi masih dapat dilakukan di situs resmi Internet Rakyat. Tahapan selanjutnya adalah proses instalasi yang dijadwalkan masih akan berlangsung hingga Juni 2026. Semoga membantu!
