Tambang Ilegal Rusak Sungai Papua, Bahlil Bilang Baru Baca dari Media

Posted on

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara soal temuan tambang emas ilegal di sepanjang aliran Sungai Wariori dan Wasirawi, Manokwari, Papua Barat. Ia mengaku belum mendapat laporan resmi soal keberadaan tambang itu.

“Saya belum mengecek, belum dapat info. Baru membaca dari media online, yang harus kita ukur dulu validasinya,” kata Bahlil di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

Sebelumnya, anggota DPR RI dari Papua Yan Permenas Mandenas bersama Bupati Manokwari Hermus Indou meninjau langsung lokasi tambang ilegal. Mereka menemukan kerusakan lingkungan parah, mulai dari sungai yang berubah jadi kolam besar, jejak merkuri yang mencemari air, hingga ekskavator yang masih beroperasi di badan sungai.

Yan menuding lambannya penertiban tak lepas dari adanya oknum yang membekingi tambang ilegal tersebut. “Kalau tidak ada pejabat yang bermain, mustahil tambang sebesar ini bisa jalan terus. Peringatan sudah kami sampaikan ke Menteri ESDM sejak tiga tahun lalu, tapi sampai sekarang belum ada langkah tegas,” katanya.

Bupati Manokwari Hermus menambahkan, pencemaran sungai telah membuat warga gagal panen dan rawan banjir akibat sedimentasi. Ia menyebut Pemda tidak punya kewenangan penuh sehingga hanya bisa mendorong penertiban bersama aparat hukum.

Yan mengingatkan Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan penertiban tambang ilegal dalam Sidang Tahunan MPR 2025. “Menteri ESDM, apalagi putra Papua, seharusnya lebih berani. Sudah waktunya dia bicara,” tegasnya.

Simak juga Video: Prabowo Ultimatum Jenderal Polri-TNI Jika Bekingi Tambang Ilegal