Simulasi KPR Subsidi FLPP 2026 untuk Gaji Rp 5-8 Juta

Posted on

Banyak orang bermimpi untuk membeli rumah. Namun, tak jarang ada yang terkendala terkait harga rumah yang semakin mahal dan dibenturkan dengan keterbatasan penghasilan.

Jika mempunyai penghasilan sekitar Rp 5-8 juta, rumah subsidi bisa jadi opsi hunian yang terjangkau. Harga rumahnya jauh di bawah pasar dan bisa dicicil pakai kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi atau dikenal juga fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Rumah subsidi memang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Masyarakat berpenghasilan Rp 5-8 juta masih memenuhi persyaratan penerima rumah subsidi.

Di samping itu, KPR subsidi menggunakan suku bunga 5% tetap selama jangka waktu. Masa cicilan KPR bisa dibayar hingga 20 tahun. Pembayaran uang muka mulai dari 1%. Pembelian rumah subsidi pun bebas PPN.

Harga rumah subsidi tergantung pada lokasinya. Harga batas maksimal rumah subsidi diatur dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 689/KPTS/M/2023. Berikut ini rinciannya.

1. Wilayah Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan Sumatra (kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai) sebesar Rp 166 juta.

2. Wilayah Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu) sebesar Rp 182 juta.

3. Untuk wilayah Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anambas) sebesar Rp 173 juta

4. Wilayah Maluku, Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara, Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Kepulauan Anambas, Kabupaten Murung Raya, dan Kabupaten Mahakam Ulu sebesar Rp 185 juta.

5. Wilayah Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya dan Papua Selatan sebesar Rp 240 juta.

Sebagai contoh, infoProperti membuat simulasi KPR subsidi. Mari asumsikan konsumen ingin membeli rumah di Jabodetabek yang harga rumahnya Rp 185 juta. Besaran uang muka atau DP sebesar 1 persen. Lalu, cicilan KPR akan diangsur selama 20 tahun dengan bunga flat sebesar 5 persen.

Lantas berapa uang muka dan cicilan KPR subisdi ini?

Berdasarkan simulasi kalkulator KPR dari situs BTN Properti, jumlah uang muka yang dibayarkan sebesar Rp 1.850.000. Kemudian, jumlah pokok pinjaman yang akan dibantu bank lewat KPR adalah Rp 183.150.000 setelah harga rumah dikurangi uang muka.

Lalu, jumlah angsuran yang harus dibayar oleh konsumen tersebut adalah Rp 1.470.424 per bulan selama 20 tahun.

Itulah simulasi KPR subsidi dengan FLPP. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? infoProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik

Harga Rumah Subsidi

Simulasi KPR Subsidi