Praka Mar M Kori salah satu prajurit Yonif 9 Marinir yang tewas tertimbun longsor di Cisarua, Jawa Barat dimakamkan. Pemakaman berlangsung diwarnai isak tangis keluarga.
Pantauan infoSumbagsel di Desa Kibang, Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur prosesi pemakaman dilaksanakan dengan resmi disertai tembakan salvo.
Tangis keluarga pecah tatkala peti almarhum Kori dimasukkan ke liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kibang. Terlihat ibunda Kori, istri serta putrinya yang masih berusia 2,8 tahun tak henti-hentinya meneteskan air mata.
Bayu Firnanda, sepupu Kori mengaku tak menyangka peristiwa tersebut terjadi. Menurut dia, Kori merupakan sosok yang baik dan peduli keluarga.
“Sudah lama nggak ketemu dia (Kori), sudah buat janji malam tahun baruan bersama tapi rupanya nggak jadi pulang. Nggak nyangka dengar kabar jadi korban longsor,” katanya, Senin (26/1/2026).
Menurut Bayu, Kori dikenal sebagai sosok yang baik dan berjiwa sosial tinggi serta sayang dengan keluarga besarnya.
“Kori ini saya akui baik, sopan juga. Nggak sombong sama saudara-saudaranya. Kabar Kori meninggal itu setelah keluarga kasih informasi itu,” lanjutnya.
Untuk diketahui, Praka M Kori menjadi korban longsor tamu terjadi pada Sabtu (24/1/2026) kemarin di Desa Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Ia tertimbun longsor bersama 23 prajurit lainnya yang tengah menggelar latihan untuk persiapan penugasan pengamanan wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.







