Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
Polisi mengungkap motif pelaku yang berkelahi dan menusuk mahasiswa asal Papua hingga tewas di gang Puntodewo, Sidorejo, Ngestiharjo Kasihan, Bantul karena emosi korban menabrak pohon. Selain itu, keduanya sempat minum-minuman keras di sekitar lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Achmad Mirza, mengatakan awalnya korban dan pelaku berboncengan menggunakan motor jenis matik, Sabtu (17/1/2026) pukul 08.30 WIB. Di mana saat itu, korban yakni AG (20) sebagai pengendara, dan pelaku AA (23) sebagai pembonceng.
“Lalu motor sempat menabrak pohon, dan ketika terjatuh keduanya cekcok, berkelahi dan salah satu menikam sajam. Karena itu motifnya hanya emosi saja, jadi saat korban membawa motor menabrak pohon,” kata Achmad kepada wartawan di Polres Bantul, Senin (19/1/2026).
Selain itu, Achmad mengungkapkan sebelum menabrak pohon keduanya sempat minum-minuman keras. Adapun lokasi minum-minuman keras itu tidak jauh dari TKP.
“Sebelum kejadian, keduanya sudah janjian minum-minuman keras di selatan TKP sekitar rawa Kalibayem, itu tidak terlalu jauh dari TKP. Jadi kemungkinan emosi karena dalam pengaruh miras,” ujarnya.
Dari pengakuan pelaku, Mirza menyebut AA melakukan penikaman satu kali terhadap korban. Sedangkan senjata tajam (sajam) tersebut memang sudah AA bawa di dalam tas.
“Satu kali ditusuk dan kena dada kiri korban. Sajam juga memang sudah dibawa sama pelaku dan ditaruh di dalam tas,” ucapnya.
Namun, Mirza belum bisa mengungkap jenis sajam yang AA gunakan untuk menikam AG. Pasalnya, sajam tersebut masih dalam pencarian polisi.
“Sajam yang digunakan untuk melukai korban masih kami cari karena dibuang pelaku,” katanya.
Atas perbuatannya, AA disangkakan pasal 458 KUHP ayat 1 tentang setiap orang merampas nyawa orang lain, dipidana karena pembunuhan.
“Untuk ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menambahkan pelaku merupakan orang pada video yang sempat viral hari Sabtu. Di mana video itu menunjukkan seorang pengendara mobil dicegat seorang pria asal Papua.
“Iya, itu yang di video adalah pelakunya,” ucapnya.
