Kabar gembira bagi para pemburu beasiswa yang mengincar studi lanjut jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) di luar negeri. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali menawarkan program menarik bernama Beasiswa Bundling LPDP.
Berbeda dengan program reguler biasa, jalur ini menawarkan fleksibilitas dan peluang yang lebih luas. Menjelang pembukaan seleksi LPDP 2026, penting bagi calon mahasiswa untuk memahami skema unik ini. Apa bedanya dengan beasiswa lain dan kampus mana saja yang bekerja sama? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Melansir laman resminya, Beasiswa Bundling LPDP adalah program beasiswa tipe Targeted yang memberikan kesempatan istimewa kepada pendaftar. Melalui jalur ini, Anda bisa melakukan pendaftaran pada dua program sekaligus dalam satu periode seleksi, yaitu:
Artinya, jika infoers mendaftar Beasiswa Prioritas Kemitraan (misalnya LPDP-NTU), infoers juga bisa sekaligus memilih program beasiswa lain sebagai cadangan atau opsi paralel, seperti:
Dengan skema ini, peluang untuk lolos dan mendapatkan pendanaan studi di perguruan tinggi luar negeri menjadi lebih terbuka lebar.
Untuk tahun 2026, terdapat 9 program kemitraan atau bundling yang bisa dipilih oleh calon mahasiswa jenjang S2 dan S3. Berikut daftarnya:
Hal krusial yang membedakan Beasiswa Bundling adalah mekanisme pendaftarannya. Peserta wajib melakukan pendaftaran secara paralel (dua kali) di dua portal berbeda:
Contoh: Jika infoers mengincar NUS Business School, kamu harus mendaftar di portal aplikasi NUS (misal: https://gradapp.nus.edu.sg/) dan mendaftar di portal beasiswa LPDP.
Sama seperti beasiswa LPDP lainnya, peserta yang lolos jalur bundling akan mendapatkan pendanaan penuh (fully funded) yang terbagi menjadi dua kategori utama:
1. Dana Pendidikan
2. Dana Pendukung
Mengingat seleksi tahap 1 sering dibuka di awal tahun, calon pendaftar sangat disarankan untuk mempersiapkan dokumen, sertifikat bahasa Inggris (IELTS/TOEFL), dan esai mulai dari sekarang. Pantau terus laman resmi LPDP untuk jadwal yang lebih akurat.






