Bangkai Pesawat Misterius di Rumah Kosong Gegerkan Warga Mojokerto

Posted on

Bangkai sebuah pesawat yang tergeletak di halaman rumah kosong di Dusun Sonosari, Desa Kertosari, Kutorejo, Mojokerto. Keberadaan onggokan pesawat penumpang yang terpisah 4 bagian itu menggegerkan warga setempat.

Lambung depan dan moncong pesawat diletakkan persis di belakang pagar depan rumah. Kokpit pesawat terlihat masih dilengkapi kursi pilot dan kopilot, serta berbagai tombol operasional pesawat.

Hanya perangkat elektroniknya sudah dilepas. Sedangkan dinding luarnya bertuliskan ‘Deraya love Papua’. Persis di sebelahnya teronggok lambung tengah, belakang sampai ekor pesawat terbang sungguhan.

Di sebelah kiri badan pesawat ini ada tumpukan sayap, kerangka mesin, serta roda pesawat. Lapisan luarnya usang karena tak terawat. Sekelilingnya ditumbuhi semak belukar.

Selain tak berpenghuni, rumah dan bangkai pesawat tersebut kini tak ada lagi yang menjaga.

Lokasi rumah kosong dan bangkai pesawat ini berada di persawahan yang lumayan jauh dari permukiman penduduk. Sebelum ada rumah ini, tempat itu dahulu adalah lahan pertanian produktif untuk padi dan palawija milik Buakip (59), warga Dusun Sonosari.

Sekitar tahun 2000, sawah yang luasnya sekitar 6.145 meter persegi ini dibeli oleh Tarigan, warga Genteng Kali, Surabaya. Saat itu Buakip menerima pembayaran Rp 25 juta. Selanjutnya, Tarigan mendirikan rumah dan peternakan bebek di atas lahan tersebut.

“Waktu itu saya jual Rp 25 juta. Kemudian dibanguni rumah dan untuk ternak bebek,” terang Buakip di lokasi.

Keberadaan bangkai pesawat di halaman rumah Tarigan membuat warga Desa Kertosari dan sekitarnya berbondong datang menonton. Menurut Buakip, ramainya pengunjung sejak bangkai pesawat tiba sampai sekitar 1 bulan setelahnya.

“Para pengunjung penasaran ingin lihat langsung pesawat terbang. Kalau warga sini beberapa jualan bakso, nasi kuning,” ujarnya.