Ada Bibit Siklon 91W, Daerah Ini Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Posted on

Bibit siklon tropis 91W mulai terbentuk di Samudra Pasifik utara Papua. BMKG mengingatkan sejumlah daerah bakal terdampak hujan lebat hingga angin kencang akibat bibit siklon tersebut.

“Bibit siklon tropis 91W mulai terbentuk pada 12 Januari 2026 pukul 01.00 WIB di dalam wilayah monitoring TCWC Jakarta. Saat ini Selasa, 13 Januari 2026 pukul 07.00 WIB pusat sirkulasi berada di sekitar 4.0°LU 135.2°BT, di Samudra Pasifik utara Papua,” ujar BMKG seperti dikutip dari situs resminya, Selasa (13/1/2026).

BMKG mengatakan kecepatan angin maksimum terpantau 15 knot atau 28 km/jam dengan tekanan udara minimum 1.006 hPa. Pengamatan citra satelit dalam 12 jam terakhir, kata BMKG, menunjukkan adanya peningkatan aktivitas konvektif, terutama di barat dan utara sistem.

BMKG memprediksi intensitas bibit siklon tersebut meningkat secara perlahan yang ditandai dengan pola sirkulasi yang semakin tertutup dan peningkatan kecepatan angin maksimum yang berkisar sekitar 20-25 knot di sebelah utara sistem dengan pergerakan ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia. BMKG memprediksi bibit siklon bergerak ke arah barat laut mendekati Filipina.

“Secara umum, potensi Bibit Siklon Tropis 91W untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori rendah. Sedangkan dalam 48-72 jam ke depan dalam kategori sedang,” ujar BMKG.

BMKG mengatakan bibit siklon tropis 91W memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 Jam hingga 14 Januari 2026. Berikut daftar wilayah terdampak:

Hujan sedang-lebat:
– Maluku,
– Maluku Utara,
– Sulawesi Utara,
– Papua Barat Daya,
– Papua Barat,
– Papua

Angin kencang:

– Maluku Utara,
– Papua Barat Daya,
– Papua Barat.

Tinggi Gelombang kategori sedang (1,25-2,5 m):
– Laut Maluku,
– Perairan Raja Ampat bagian utara,
– Perairan Biak,
– Perairan Serui,
– Teluk Cendrawasih dan
– Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.

Tinggi Gelombang kategori tinggi (2,5-4 m):

– Perairan Utara Manokwari
– Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya.

BMKG mengatakan bibit siklon tropis 91W memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 Jam hingga 14 Januari 2026. Berikut daftar wilayah terdampak:

Hujan sedang-lebat:
– Maluku,
– Maluku Utara,
– Sulawesi Utara,
– Papua Barat Daya,
– Papua Barat,
– Papua

Angin kencang:

– Maluku Utara,
– Papua Barat Daya,
– Papua Barat.

Tinggi Gelombang kategori sedang (1,25-2,5 m):
– Laut Maluku,
– Perairan Raja Ampat bagian utara,
– Perairan Biak,
– Perairan Serui,
– Teluk Cendrawasih dan
– Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.

Tinggi Gelombang kategori tinggi (2,5-4 m):

– Perairan Utara Manokwari
– Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya.