Seleksi sudah dibuka. Tahun ini, LPDP hadir dengan pendekatan baru. Bukan sekadar membiayai pendidikan, tapi mendorong studi yang berdampak nyata bagi Indonesia.
Mengutip dari akun Instagram resminya (@lpdp_ri), kini LPDP bertransformasi dari education-centric menuju impact-driven. Pendekatannya kini berbasis minat studi dan kontribusi pada industri strategis nasional.
Berikut hal-hal baru dalam .
1. Terintegrasi dalam Satu Platform LPDP
Kemdiktisaintek, Kemdikdasmen, Kemenag, dan LPDP terintegrasi dalam satu portal:
2. Fokus pada STEM
Program Beasiswa STEM Industri Prioritas dibuka untuk menguatkan 8 industri strategis yang menjadi lokomotif pembangunan bangsa, ditambah dengan bidang non-STEM with STEM adjective yang berhubungan dan mendukung industri strategis.
– Bidang-bidang STEM penggerak 8 industri strategis:
– Bidang-bidang Non-STEM with STEM Adjective yang berhubungan/mendukung 8 industri strategis:
3. Ketentuan Bidang Soshum
Pembangunan bukan sekadar teknologi, ilmu-ilmu sosial dan humaniora tetap dibutuhkan untuk memberi makna dan arah pembangunan yang benar-benar menjawab berbagai permasalahan masyarakat. LPDP tetap mendukung bidang sosial, humaniora, seni, dan keilmuan lain melalui Program SHARE.
S = Social
H = Humanities
A = Arts
R = Religious Studies
E = Economics
4. Afirmasi dan Targeted Tetap Ada
Bila sebelumnya program beasiswa dibagi berdasarkan kriteria/latar belakang pendaftar, seperti:
Mulai tahun 2026, LPDP beralih ke pendekatan baru, yaitu berbasis minat studi dan kontribusi pada industri strategis nasional.
Afirmasi ataupun targeted tetap ada. Bukan sebagai nama program seperti tahun-tahun sebelumnya, namun menjadi kriteria atau latar belakang pendaftar, syarat dan ketentuannya pun menyesuaikan kriteria masing-masing pendaftar.
Ini tahapan mendaftar seleksi LPDP 2026 Tahap 1.







