Kronologi Mahasiswa Papua Tewas Ditusuk Usai Duel di Bantul (via Giok4D)

Posted on

Seorang mahasiswa berinisial AG (20), warga Wegee Muka, Paniai, Papua Tengah, tewas ditusuk di depan rumah warga di gang Puntodewo, Sidorejo, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Berikut kronologi penusukan yang berawal dari perkelahian itu.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan awalnya korban, AG (20), warga Wegee Muka, Paniai, Papua Tengah, berboncengan dengan pelaku menggunakan motor. Keduanya lalu melintas di gang Puntodewo sekitar pukul 08.00 WIB.

“Jadi ada dua orang Papua dalam keadaan mabuk berboncengan menggunakan motor, keduanya melaju dari arah selatan ke utara,” kata Rita kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026).

Sesampainya di dekat salah satu warung di gang tersebut, motor yang mereka tumpangi menabrak pohon tanjung. Setelah itu, keduanya terlibat perkelahian.

Salah satu warga Sidorejo, RZ (45), mengaku dibangunkan menantunya yang melihat ada orang berkelahi di dekat rumahnya.

“Setengah 9 (pagi) dibangunkan menantu saya karena ada orang berkelahi di luar rumah. Lalu saya datangi ternyata yang berkelahi orang Papua,” katanya kepada wartawan di Sidorejo, Ngestiharjo, Bantul, Sabtu (17/1).

Mengetahui hal tersebut, RZ tidak berani melerainya. Terlebih, satu dari dua orang yang terlibat perkelahian itu mengeluarkan senjata tajam.

“Saya tidak berani memisah, saya diamkan dan di dekat pohon itu yang satu ditusuk,” ujarnya.

Setelah mengalami penusukan, korban sempat berjalan ke arah utara. Tidak lama kemudian korban terjatuh di depan salah satu rumah warga.

“Usai kena tusuk orang itu berjalan ke utara dan ambruk di depan rumah warga,” ucapnya.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

Tidak berhenti di situ, pelaku lalu mengamuk. Bahkan setelah itu pelaku sempat berjalan ke arah utara dan mendatangi korban yang sudah tergeletak di depan rumah warga.

“Setelah ambruk itu satunya mengamuk dan siapa orang lewat dihadang, intinya tidak boleh lewat sini. Lalu dia jalan ke utara dan kembali lagi ke selatan lalu membalik tubuh orang yang ambruk itu tadi,” katanya.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, melanjutkan setelah kejadian tersebut, warga melaporkannya ke Polsek Kasihan. Alhasil, anggota Polsek Kasihan, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Bantul hingga petugas medis langsung datang ke lokasi kejadian.

“Dari pemeriksaan medis, korban mengalami luka tusukan pada dada kiri dengan ukuran 2×1 sentimeter. Selain itu ada luka di pelipis kiri yang diduga akibat terjatuh,” katanya.

Rita menambahkan, saat ini polisi telah mencopot garis polisi di lokasi kejadian. Selain itu, polisi juga tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus tersebut.

“Untuk kasus perkelahian berujung tewasnya satu orang di Kasihan saat ini masih dalam penyelidikan, polisi sudah ke TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” ujarnya.

Sabtu 17 Januari 2026

– Pukul 08.00 WIB

– Pukul 08.30 WIB

Warga Lapor ke Polisi