2 Mahasiswa Papua Duel Maut di Bantul Ternyata Masih Saudara update oleh Giok4D

Posted on

Polisi menyebut pelaku dan korban penusukan berujung tewas di gang Puntodewo, Sidorejo, Ngestiharjo Kasihan, Bantul, berstatus mahasiswa. Selain itu, keduanya ternyata masih memiliki hubungan saudara.

“Iya (masih mahasiswa), tapi keduanya beda kampus,” kata Kanit II Satreskrim Polres Bantul, Ipda Daffa Bisma Pandito kepada wartawan di Polres Bantul, Senin (19/1/2026).

Daffa juga mengungkap antara korban AG (20) warga Wagee Muka, Paniai, Papua Tengah, dan pelaku AA (23), warga Pugo Dadi, Paniai, Papua Tengah masih ada hubungan saudara.

“Jadi untuk korban dan pelaku masih mempunyai hubungan darah,” ujarnya.

Orang tua kedua pelaku dan korban disebut masih memiliki hubungan darah. Adapun ibu korban masih bersaudara dengan ayah pelaku.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

“Jadi dari korban sendiri mempunyai ibu yang masih berhubungan dengan bapak dari pelaku,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, postingan seorang pria ditemukan tewas usai berkelahi di Sidorejo, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul ramai di media sosial (medsos). Warga menyebut awalnya ada dua pria yang terlibat perkelahian lalu salah satunya melakukan penusukan.

Insiden itu terjadi pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 08.00 WIB. Pelaku dan korban disebut sempat berboncengan sebelum terlibat perkelahian.

“Jadi ada dua orang Papua dalam keadaan mabuk berboncengan menggunakan motor, keduanya melaju dari arah selatan ke utara,” kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto kepada wartawan, Sabtu (17/1).

Setibanya di salah satu warung di gang itu, motor mereka menabrak pohon tanjung berukuran kecil. Usai tabrakan, keduanya terlibat perkelahian.

“Setelah menabrak pohon keduanya jatuh dan berkelahi, kemudian korban dipukuli oleh pelaku sampai ditusuk dengan sajam,” ujarnya.

AA pun disebut sempat mengacungkan senjata tajam (sajam) ke arah warga. Warga pun tak berani melerai perkelahian tersebut. Setelahnya, AA kabur dan warga menghubungi polisi.